BENGKULUEKSPRESS.COM – Setelah tertunda beberapa bulan, pembangunan 27 unit rumah yang rusak berat akibat gempa di Kota Bengkulu akan segera dimulai. Kepastian ini didapat setelah pemilik rumah mengikuti sosialisasi yang digelar oleh BNPB dan BPBD Kota Bengkulu pada Kamis lalu.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, mengatakan bahwa pembangunan ulang akan dimulai pada Senin, 8 September ini. Setiap rumah yang dinyatakan rusak berat akan menerima bantuan sebesar Rp60 juta. Sementara itu, rumah dengan kerusakan ringan dan sedang sudah menerima hampir setengah dari total bantuan, dan proses pembangunannya dikerjakan secara mandiri oleh masyarakat.
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Lukman Nur Hakim, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses ini. Ia menjelaskan bahwa proses administrasi untuk rumah rusak sedang dan ringan sudah selesai, dan pencairan dana telah dilakukan.
“Alasan saya hadir di sini ditugaskan Bapak Kepala BNPB untuk percepatan. Kami menemani teman-teman BPBD untuk melakukan proses percepatan, sehingga alhamdulillah proses administrasi sudah rampung,” jelasnya.
Senada dengan itu, pelaksana proyek Iwan Rio Mustofa menyatakan bahwa material akan segera dikirim. Pembangunan 27 unit rumah akan dimulai pada Senin, 8 September ini, dengan target penyelesaian paling lambat dua bulan. Namun, mereka memiliki target yang lebih ambisius.












