BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui pengacara Pemprov Bengkulu membesuk korban penembakan oleh oknum keamanan PT ABS di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu, Rabu (26/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Bengkulu sempat melakukan video call yang di sambungkan melalui handphone pengacara Pemprov Bengkulu, Ana Tasia Pase.
Dikatakan Helmi, pihaknya akan memberikan bantuan pengobatan serta pendampingan advokasi terhadap korban melalui pengacara yang telah di tunjuk oleh Pemprov Bengkulu.
“Biaya pengobatan Pemprov yang tanggung dan tidak perlu jadi beban keluarga, terpenting fokus pada penyembuhan,” kata Helmi dalam video call tersebut.












