BENGKULUTERKINI.ID – Seorang siswi SMAN 1 Kota Bengkulu berinisial Aa yang menjadi korban pengeroyokan oleh teman-temannya masih menjalani pemulihan di rumah.
Kondisi Aa yang belum stabil secara fisik dan mental itu mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Bengkulu.
Pada Jumat (6/2/2026), Pelaksana Tugas Asisten I Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, datang langsung membesuk Aa di kediamannya.
Kunjungan tersebut mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi. Sahat hadir bersama Camat Ratu Agung dan Lurah Kebun Kenanga, dan disambut oleh keluarga korban.
Sahat menuturkan, kondisi Aa masih memprihatinkan. Selain luka fisik yang belum sepenuhnya sembuh, korban juga mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.
Luka bekas gigitan, rasa sakit di kepala akibat jambakan, serta nyeri di bagian pinggang masih dirasakan korban hingga kini.
“Secara mental dia masih sangat terguncang. Suasana hatinya belum stabil, dan luka-luka fisiknya juga belum pulih sepenuhnya,” ujar Sahat usai bertemu korban.
Dalam kunjungan tersebut, Sahat juga menyampaikan pesan dari Wali Kota Bengkulu sekaligus menanyakan keinginan korban. Dari pengakuan Aa, ia menyampaikan keinginan untuk pindah sekolah karena rasa takut yang masih membekas.












