BENGKULUTERKINI.ID – Kondisi infrastruktur jalan penghubung antara Desa Padang Serasan dan Desa Pagar Dewa, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, kian memprihatinkan. Kerusakan jalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini kini memicu fenomena miris: lubang-lubang jalan yang menganga beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.
Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga mengisi lubang-lubang dalam di sepanjang ruas jalan tersebut. Selain merusak pemandangan, kondisi ini menimbulkan bau tidak sedap dan potensi penyakit bagi warga yang melintas.
Nanda, warga Desa Padang Serasan, mengungkapkan kekecewaannya karena akses utama desa tersebut tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan signifikan. Menurutnya, pembiaran lubang jalan dalam waktu lama memancing oknum tidak bertanggung jawab untuk membuang sampah di sana.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak, tapi belum juga diperbaiki. Akhirnya, karena lubangnya dalam, banyak orang yang malah membuang sampah di sini,” keluh Nanda.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padang Serasan, Wiro, memberikan klarifikasi terkait tumpukan sampah tersebut. Ia menegaskan bahwa pelaku pembuangan sampah bukanlah warga desa sekitar, melainkan para pengguna jalan yang melintas.











