BENGKULUTERKINI.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko kini tengah berpacu dengan waktu. Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026, tercatat masih ada 29 desa dari total 148 desa yang belum kunjung mengajukan pencairan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama.
DPMD memberikan peringatan agar pemerintah desa terkait segera merampungkan dokumen administrasi. Hal ini dilakukan agar roda pembangunan di desa tidak tersendat dan perangkat desa bisa merayakan lebaran tanpa kendala finansial.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan DPMD Mukomuko, Wagimin, menyatakan bahwa pihaknya telah menetapkan target ambisius. Seluruh desa diharapkan sudah memegang dana tersebut sebelum memasuki masa cuti bersama Idul Fitri.
”Kami ingin memastikan sebelum libur panjang lebaran, seluruh desa sudah mencairkan dana tahap pertama. Namun faktanya, sampai awal Maret ini masih ada 29 desa yang belum mengajukan permohonan ke kami,” ujar Wagimin saat dikonfirmasi, Kamis 5 Maret 2026.
Wagimin mengingatkan bahwa DD dan ADD adalah “napas” bagi pemerintahan desa. Jika pencairan terlambat, maka operasional desa, pembangunan infrastruktur, hingga program pemberdayaan masyarakat akan langsung terhambat.












