Dalam kegiatan tersebut, petugas Satpol PP tidak hanya merobohkan bangunan, tetapi juga membantu para pedagang mengosongkan tempat usaha mereka. Bangunan yang di bongkar sebagian besar terbuat dari material kayu, papan, dan seng.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan bahwa pembongkaran di lakukan setelah para pemilik bangunan bersedia untuk pindah dan mengamankan barang-barang mereka.
“Hari ini kita melanjutkan lagi untuk membantu pemilik bangunan liar membongkarnya karena tadi mereka sudah pindah dan mengeluarkan barang-barangnya,” jelas Sahat.
Ia menambahkan, penertiban di lakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan gotong royong. Seluruh personel Satpol PP, baik perempuan maupun laki-laki, turut terlibat langsung di lapangan.












