BENGKULITERKINI.ID – Selain lemea khas Lebong, salah satu kuliner warisan leluhur Bengkulu yang paling dikenal adalah “Bekasam Ikan” atau “Ikan Bekasam” yang berasal dari Bengkulu Selatan.
Makanan yang satu ini selain memiliki aroma dan cita rasa yang khas, olahan yang satu ini juga memiliki banyak manfaat karena mengandung probiotik yang cukup tinggi yang terbentuk dari proses permentasi pembuatan Bekasam.
Bekasam Ikan dikenal dengan proses pembuatannya yang unik, menggunakan bahan utama ikan air tawar dan nasi yang difermentasi dalam bambu.
Olahan ini menciptakan rasa asam dan aroma yang menyengat yang sulit ditemukan pada masakan lainnya. Adapun resep dan cara membuatnya sebagai berikut:
Bahan:
Ikan: Biasanya ikan air tawar seperti ikan gabus, ikan lele, atau ikan mas digunakan. Ikan harus segar dan dipotong-potong kecil.
Nasi putih
Garam
Bambu (Toples)
Cara membuat:
- Cara membuat Bekasam Ikan cukup mudah, campurkan potongan ikan dengan nasi dan garam dalam satu wadah besar. Pastikan ikan dan nasi tercampur rata.
- Masukkan campuran ikan dan nasi ke dalam tabung bambu. Pastikan bahan-bahan tersebut terisi rapat di dalam bambu untuk meminimalkan celah udara yang dapat mempengaruhi proses fermentasi.
- Tutup tabung bambu dengan rapat dan simpan di tempat yang bersih dan sejuk. Biarkan fermentasi berlangsung selama sekitar tiga hari. Selama proses ini, campuran ikan dan nasi akan mengalami perubahan rasa dan aroma.
- Setelah proses fermentasi selesai, Kasam siap untuk dimasak biasanya dimasak dengan cabai, rempah-rempah dan penyedap rasa.
Note: Jika tidak ada bambu bisa gunakan wadah yang bisa ditutup rapat seperti toples.












