Inilah alasan mengapa nasi putih dingin yang mengandung pati resisten dianggap memiliki sejumlah manfaat bagi penderita diabetes, antara lain:
1. Membantu mengatur kadar gula darah
Nasi putih dingin memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih yang baru dimasak. Oleh karena itu, mengganti konsumsi nasi putih panas dengan nasi dingin dapat membantu dalam mengatur kadar gula darah bagi penderita diabetes.
2. Meningkatkan produksi serta efektivitas hormon insulin
Pada penderita diabetes mellitus, terutama tipe 2, terdapat masalah terkait kinerja hormon insulin yang berfungsi untuk memasukkan gula darah ke dalam sel agar bisa diubah menjadi energi. Masalah ini dapat menyebabkan penumpukan gula dalam darah.
Pati resisten di dalam nasi putih dingin dapat meningkatkan efektivitas insulin pada jaringan lemak. Pati yang lebih sulit dicerna di usus halus selanjutnya akan sampai ke usus besar dan diubah menjadi asam lemak, terutama asam propionat, dengan bantuan bakteri baik di dalam usus. Asam propionat inilah yang berkontribusi pada peningkatan efektivitas hormon insulin di jaringan lemak, sehingga kadar gula darah dapat terjaga.
3. Mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi pati resisten, seperti yang ada pada nasi putih dingin, dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Namun, pernyataan ini masih perlu diteliti lebih jauh, karena sampai saat ini, efek tersebut baru terlihat pada percobaan hewan di laboratorium.












