<strong>BENGKULUTERKINI.ID</strong> - Di tengah padatnya aktivitas dan minimnya lahan di perkotaan, berkebun kini bukan lagi hal yang mustahil terutama bagi generasi milenial yang ingin hidup sehat dan produktif. Salah satu metode bercocok tanam yang semakin populer adalah hidroponik, yaitu teknik menanam tanpa tanah dengan menggunakan air dan nutrisi sebagai media utama. <strong>Apa Itu Hidroponik?</strong> Hidroponik berasal dari kata hydro (air) dan ponos (kerja), yang berarti “bekerja dengan air.” Metode ini memungkinkan tanaman tumbuh dengan optimal tanpa tanah, karena semua kebutuhan nutrisi diserap langsung dari larutan air yang telah diperkaya dengan unsur hara.<!--nextpage--> Sistem ini sangat cocok bagi mereka yang tinggal di apartemen, rumah tipe minimalis, atau bahkan kos-kosan, karena tidak membutuhkan lahan luas. Balkon rumah pun bisa disulap menjadi kebun mini yang produktif. <strong>Mengapa Milenial Mulai Tertarik?</strong> 1. Praktis dan Efisien. Hidroponik tidak memerlukan cangkul, tanah, atau lahan luas. Cukup dengan pipa paralon, botol bekas, atau rak sederhana, kamu sudah bisa mulai menanam. 2. Estetis dan Instagramable. Instalasi hidroponik bisa dirancang dengan gaya minimalis dan modern, cocok untuk dekorasi balkon atau sudut rumah. 3. Sehat dan Berkelanjutan. Sayuran hidroponik biasanya lebih bersih dan bebas pestisida. Cocok bagi milenial yang peduli terhadap pola makan sehat dan lingkungan.<!--nextpage--> 4. Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tambahan. Banyak yang memulai hidroponik sebagai hobi, lalu berkembang menjadi bisnis rumahan yang menguntungkan. <strong>Cara Memulai Hidroponik di Balkon.</strong> Untuk kamu yang tertarik, bisa coba langkah-lagakh berikut : <p data-start="245" data-end="572"><strong data-start="245" data-end="271">1. Pilih Sistem Sederhana</strong><br data-start="271" data-end="274" />Sebagai langkah pertama, tentukan sistem hidroponik yang akan kamu gunakan. Sistem NFT (<em data-start="365" data-end="390">Nutrient Film Technique</em>) dan wick system (sumbu) adalah pilihan populer untuk pemula karena mudah dibuat dan dirawat. Kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan sederhana seperti botol bekas, ember, atau pipa PVC.</p> <p data-start="577" data-end="819"><strong data-start="577" data-end="602">2. Siapkan Benih Sayuran</strong><br data-start="602" data-end="605" />Setelah sistem siap, pilih jenis tanaman yang ingin kamu budidayakan. Bagi pemula, mulailah dengan tanaman yang mudah tumbuh dan cepat panen seperti selada, kangkung, bayam, pakcoy, atau sawi hijau.</p> <p data-start="577" data-end="819"><strong data-start="824" data-end="854">3. Gunakan Nutrisi Hidroponik</strong><br data-start="854" data-end="857" />Tanaman hidroponik memerlukan nutrisi khusus karena tidak mendapatkan unsur hara dari tanah. Gunakan larutan AB Mix yang banyak tersedia di toko pertanian atau online. Cukup larutkan sesuai petunjuk, dan tanamanmu siap menyerap nutrisi yang dibutuhkan.</p> <p data-start="1117" data-end="1347"><strong data-start="1117" data-end="1141">4. Atur Cahaya Matahari</strong><br data-start="1141" data-end="1144" />Selanjutnya, pastikan tanaman mendapatkan pencahayaan yang cukup. Balkon yang mendapat sinar matahari langsung minimal 4–6 jam per hari sangat ideal untuk menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal.</p> <p data-start="1352" data-end="1647"><strong data-start="1352" data-end="1374">5. Rawat Secara Rutin</strong><br data-start="1374" data-end="1377" />Terakhir, rawat kebun hidroponikmu secara berkala. Kamu perlu memeriksa kondisi larutan nutrisi secara rutin, membersihkan media tanam jika perlu dan memantau pertumbuhan tanaman setiap hari. Dengan perawatan yang konsisten, kamu bisa memanen sayuran segar langsung dari balkon rumah sendiri.</p> Berkebun secara hidroponik bukan hanya sekadar hobi, tapi juga gaya hidup. Di tengah kesibukan dan tekanan hidup urban, berkebun bisa menjadi aktivitas yang menenangkan sekaligus bermanfaat. Bagi generasi milenial, ini adalah cara kreatif untuk tetap terhubung dengan alam, berkontribusi pada lingkungan, dan menjaga kesehatan diri.<!--nextpage--> Jadi, tunggu apa lagi? Yuk mulai berkebun dari balkon rumahmu kecil, tapi berdampak besar!