Untuk menjaga harga tetap terkendali, distribusi Minyakita diterapkan dengan skema langsung dari gudang Bulog ke pasar. Pola ini dilakukan guna memangkas rantai distribusi dan mencegah potensi permainan harga di tingkat pedagang.
Di sisi lain, Bulog Kanwil Bengkulu turut memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan instansi terkait. Sinergi ini diarahkan untuk mengantisipasi spekulasi harga maupun praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat.
Pengawasan tidak hanya dilakukan selama Ramadhan, tetapi juga akan berlanjut hingga pasca-Lebaran. Bulog memastikan monitoring berkala tetap berjalan demi menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Dengan langkah tersebut, Bulog berharap masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.(Anggi)












