MEDIATERKINI.ID – Dua balita di Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, terinfeksi cacing gelang. Satu di antaranya, Nur Sabrina (1 tahun 8 bulan), harus dirujuk ke RSUD M Yunus karena gumpalan cacing di perutnya sudah mengkhawatirkan dan harus dioperasi. Kakaknya, Khaira Aprila (4), juga terinfeksi meski tidak separah adiknya.
Direktur RSUD Tais, dr. Eva Debora Siahaan, menjelaskan bahwa Nur Sabrina dirujuk karena RSUD Tais belum memiliki dokter spesialis bedah anak. “Hasil rontgen menunjukkan cacing gelang di dalam perut pasien telah menggumpal, sehingga harus dilakukan bedah perut,” kata Eva.
Biaya perawatan kedua pasien ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan, sehingga tidak membebani keluarga.
Merespons kasus ini, Bupati Seluma Teddy Rahman menganggapnya sebagai “cambuk keras” bagi seluruh tenaga medis di Kabupaten Seluma. Ia menekankan perlunya fasilitas kesehatan (faskes) untuk lebih proaktif dan intensif dalam memantau kesehatan masyarakat.
“Faskes jangan cuma menunggu masyarakat yang datang berobat, harus lebih intens turun ke tengah masyarakat. Dinas Kesehatan harus segera membagi tenaga kesehatan sesuai klasifikasi keahlian,” tegas Teddy.
Bupati berharap, dengan pemantauan yang lebih detail, kejadian serupa tidak akan terulang di kemudian hari. Ia juga meminta data-data kesehatan di masyarakat dikumpulkan untuk dijadikan program dan sasaran kegiatan kesehatan Pemkab Seluma.(Jefri)












