KEDURANG ILIR, BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Desa Sukarami, Kecamatan Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengumumkan kabar baik bagi warganya terkait penanggulangan abrasi.
Kepala Desa Sukarami, Ujang Ismaladi, menyebutkan bahwa pembangunan dinding penahan jalan dan gorong-gorong untuk mencegah abrasi Sungai Kedurang akan segera direalisasikan pada November 2025.
Dana yang akan dikucurkan untuk proyek ini mencapai Rp3,4 miliar, dikabarkan bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun dinding penahan dan gorong-gorong sepanjang 250 meter guna mengatasi abrasi sungai yang meresahkan.
Ujang Ismaladi menjelaskan bahwa abrasi yang terjadi telah merusak lahan pertanian warga. Jika dibiarkan, kondisi ini juga berpotensi mengancam jalan desa hingga jembatan gantung yang merupakan akses utama masyarakat menuju perkebunan.
“Semoga ini bisa menjadi solusi jangka panjang agar lahan pertanian dan akses masyarakat tetap aman,” kata Ujang, Senin (1/10/2025).
Sebelumnya, masalah abrasi di Desa Sukarami telah ditindaklanjuti oleh Bupati Bengkulu Selatan, Rifa’i Tajudin.
Pemkab bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu juga telah memasang ratusan beronjong di beberapa titik rawan. Pembangunan dinding penahan dan gorong-gorong ini diharapkan menjadi langkah lanjutan yang memberikan perlindungan lebih permanen bagi kawasan pertanian sekaligus infrastruktur desa.(Renald)












