Sutojayan yang licik akhirnya meramu resep yang sama dengan resep yang dibuat Wironini dengan menambahkan setetes air kendi yang dicurinya. Sesuai harapannya maka minuman itu laku keras di pasaran.
Namun karena keserakahannya dia menambahkan air dalam kendi tersebut dengan air biasa dengan tujuan agar air itu tetap banyak dan bisa digunakan untuk membuat lebih banyak minuman.
Akan tetapi ada satu rahasia yang tak diketahuinya berujung fatal untuk dirinya karena air yang ditambahkan pada kendi tersebut semakin lama semakin banyak sehingga membuat banjir seluruh rumah beserta hartanya.
Wironini sendiri mencoba membuat minuman tanpa air mujarab dari kendi yang sudah diambil paksa oleh Sutojayan. Alhasil dengan keyakinan kepada Sang Pemberi Rizki maka minuman buatannya tetap laku keras di masyarakat.












