Malam itu, Pemkot Bengkulu menghadirkan Ustadz H. Junaidi Hamsyah (UJH), DAI nasional yang dikenal dengan tausiah sejuk dan menyentuh.
Di penghujung tahun, kata-kata bijaknya diharapkan menjadi pengingat bagi setiap jamaah untuk menundukkan ego, menata niat, dan kembali mendekat kepada Sang Pencipta.
Kabag Kesra Setda Kota Bengkulu, Hari Iswahyudi, menyebut kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ajakan untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan merenungi perjalanan setahun terakhir.
“Pergantian tahun seharusnya menjadi waktu muhasabah. Kita bersyukur atas apa yang telah dicapai, sekaligus memohon ampun dan perlindungan agar Bengkulu dijauhkan dari segala musibah di tahun yang akan datang,” ujarnya.












