Konsolidasi ini juga diikuti oleh pendamping desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) se-Provinsi Bengkulu. Melalui pertemuan ini, mereka diharapkan mampu menyatukan visi dan strategi dalam memperkuat peran masyarakat desa sebagai garda depan pembangunan nasional.
Menteri Yandri Susanto dalam beberapa kesempatan menekankan pentingnya kolaborasi. “Desa adalah pondasi pembangunan bangsa. Pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara sinergis agar desa semakin mandiri dan maju,” ujarnya.
Kegiatan Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat di Seluma ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong membangun Indonesia dari desa.(**)












