KOTA MANNA, BENGKULUTERKINI.ID– Kondisi Muara Sungai Air Manna kembali menjadi sorotan setelah pendangkalan dan abrasi kian memperparah aktivitas nelayan yang ingin ke tengah laut di Bengkulu Selatan. Suara ombak yang menghantam tepian muara dan pasir yang terus bergeser selama bertahun-tahun membuat masyarakat pesisir hidup dalam kecemasan. Setiap hari, para nelayan bertaruh nyawa saat keluar dan kembali dari laut.
Situasi ini mendorong Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, S.Hut, MM, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa penyusunan APBD tidak boleh lagi terpaku pada pola lama yang hanya mengejar sektor dengan kontribusi ekonomi terbesar.











