Menurutnya, kondisi muara sudah masuk tahap darurat dan tidak bisa ditunda lagi. Alur muara bukan hanya jalur transportasi, melainkan nadi ekonomi nelayan. Satu kesalahan kecil atau perubahan arus bisa berakibat fatal.
Karena itu, ia mendesak agar pembukaan alur dan pembangunan penahan abrasi menjadi prioritas tertinggi dalam APBD 2026. Selain untuk keselamatan nelayan, kebijakan tersebut juga diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor kelautan.
“Ini aspirasi masyarakat kita. APBD 2026 harus mengarah pada penataan alur dan pembangunan penahan abrasi secara permanen, agar nelayan kita bisa bekerja dengan aman dan nyaman,” tegasnya.












