2. Memperbanyak minum air putih
Kurangnya minum air putih dapat membuat tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan saat buang air besar. Untuk mengatasi sembelit, pastikan Anda mengonsumsi air mineral atau air putih setidaknya 8 gelas setiap harinya. Selain membantu buang air besar, cukupnya cairan juga bisa mencegah dehidrasi. Untuk mengecek apakah Anda sudah cukup terhidrasi, perhatikan warna urine. Jika warna urine pekat, itu tanda bahwa tubuh Anda masih kekurangan cairan.
3. Aktif bergerak atau berolahraga
Aktivitas fisik atau olahraga dapat meningkatkan pergerakan otot di saluran pencernaan, yang mampu membantu melancarkan proses buang air besar. Oleh karena itu, lakukanlah olahraga secara rutin, seperti berjalan kaki di halaman selama 15–30 menit setiap hari agar sistem pencernaan Anda berjalan lancar dan terhindar dari kesulitan buang air besar.
4. Menghindari kebiasaan menahan buang air besar
Jika Anda sering menunda buang air besar, sebaiknya hentikan kebiasaan ini karena bisa memicu sembelit. Usahakan untuk mengeluarkan tinja secara tuntas saat buang air besar tanpa terburu-buru meninggalkan toilet.
5. Menggunakan garam Epsom
Garam Epsom atau garam Inggris dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan buang air besar karena mengandung magnesium sulfat. Untuk mendapatkan manfaatnya, larutkan 3–5 sendok teh (untuk orang dewasa) atau 2 sendok teh (untuk anak usia 6–12 tahun) garam Inggris ke dalam 250 ml air hangat, lalu minum.












