Sahat yakin sungai akan terawat bersih. Caranya dengan menjadikannya pusat kegiatan.
“Kalau itu sudah menjadi perlombaan dan banyak kunjungan, otomatis warga ikut serta menjaga supaya tidak banyak sampah. Kalau bisa airnya bersih, bisa dipakai untuk kepentingan lain,” tambahnya.
Kepala BWS Sumatera VII, Wiel Mushawiry Suryana, menjelaskan. Aksi ini nyata jaga kelestarian lingkungan. Program ini serentak di 38 provinsi Indonesia. Ini bentuk komitmen bersama yang kuat.
BWS tanam simbolis sekitar 50 pohon kelapa. Lokasinya berada di area Sungai Hitam. Penanaman akan berlanjut di titik lain dengan pohon juga akan beragam.












