Sadesahe dan Sapo Suruh Jadi Strategi Ketahanan Pangan Kota
Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy menjelaskan bahwa program Sadesahe hadir sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan tidur di wilayah perkotaan. Ia menegaskan bahwa meskipun Bengkulu berstatus kota, masih banyak area yang bisa diolah menjadi sumber pangan potensial, terutama tanaman jagung.
“Lahan-lahan yang selama ini belum dimanfaatkan akan kita dorong untuk dikelola. Ada yang satu hektar penuh, ada juga sebagian kecil. Yang penting semuanya bisa berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan,” jelas Dedy.
Selain Sadesahe, Dedy juga mengajak warga agar tetap mendukung gerakan Satu Pohon Satu Rumah (Sapo Suruh) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dengan Pemkot telah menyiapkan sekitar tiga ribu bibit pohon.












