2. Meningkatkan gula darah dengan cepat
Dampak konsumsi roti tawar putih secara berlebihan juga bisa membuat karbohidrat dan gula akan lebih cepat diserap oleh tubuh. Hal ini karena roti tawar mengandung serat dan protein yang rendah, sehingga dapat memicu peningkatan kadar gula darah. Sementara itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa membatasi asupan produk yang mengandung tepung terigu dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2.
3. Memicu kenaikan berat badan
Jika tidak langsung digunakan sebagai energi, kelebihan asupan gula dari roti tawar putih akan disimpan sebagai lemak dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penumpukkan lemak dan memicu kenaikan berat badan. Selain itu, dampak konsumsi roti tawar putih secara terus-menerus juga dapat memicu rasa lapar, sehingga membuat Anda makan lebih banyak.
4. Menggunakan pemutih
Untuk membuat roti tawar putih tampak cerah dan tidak kusam, produsen sering kali menggunakan zat pemutih, seperti kalium bromat, azodicarbonamide, dan gas chlorine dioxide. Namun, beberapa negara telah melarang penggunaan zat pemutih pada tepung karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
5. Memengaruhi suasana hati
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa dampak konsumsi roti tawar putih dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Tak hanya risiko terkena diabetes, kadar gula yang tinggi dalam tubuh juga dapat memicu lonjakan energi yang memengaruhi suasana hati, termasuk gangguan kecemasan dan depresi.












