5. Buah pisang
Apakah Ibu pernah mendengar bahwa buah pisang bisa menyebabkan batuk? Tenang saja, ini bukan hoax maupun mitos. Dikutip dari hasil riset The Korean Dermatology Association, buah pisang bereaksi dengan tubuh anak-anak sehingga mengeluarkan senyawa histamin. Ini adalah jenis senyawa yang memunculkan reaksi alergi berupa gatal di kulit dan tenggorokan.Bukan berarti anak-anak tidak boleh makan pisang, ya. Konsumsi pisang pada anak masih diperbolehkan selama tidak berlebihan dan tidak menimbulkan reaksi alergi.
6. Permen dan makanan manis
Permen dan makanan manis bisa dikatakan sebagai ‘sahabat’ anak-anak di segala suasana. Terlebih saat ini permen ada tersedia dalam banyak macam rasa, bentuk, serta warna. Tak heran jika anak-anak semakin menyukai makanan manis yang satu ini. Padahal sudah menjadi rahasia umum kalau permen adalah makanan yang bisa menyebabkan batuk.
Kadar pemanis buatan dalam permen dan makanan manis lainnya bisa memicu batuk pada anak. Dalam jumlah besar, zat yang dipakai sebagai pemanis tersebut bisa menyebabkan tenggorokan kering dan gatal. Oleh karena itu, seorang anak bisa langsung batuk setelah makan permen.
7. Cokelat
Bagaimana dengan cokelat? Apakah makan cokelat juga bisa memicu batuk? Pada dasarnya, kandungan pemanis buatan yang dijumpai dalam sebatang cokelat tidak sebesar yang ada pada permen. Namun, cokelat masuk dalam daftar makanan yang bisa menyebabkan batuk pada anak. Sebagai informasi, cokelat merupakan salah satu makanan yang mengandung kafein. Meski tidak dalam jumlah besar seperti kopi, kandungan kafein ini tetap bisa memicu tenggorokan kering dan gatal.












