BENGKULUTERKINI.ID – Bermain cilukba atau sekadar menggendong bayi untuk jalan-jalan merupakan stimulasi yang diperlukan bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Namun, hati-hati, melakukan stimulasi kepada bayi secara berlebihan justru bisa menimbulkan dampak yang kurang baik lho Bunda, Ayah.
Perkembangan otak bayi sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diterimanya, bisa berupa stimulasi suara, sentuhan, atau aktivitas bermain. Namun, jangan sampai stimulasi yang Bunda dan Ayah berikan berlebihan (overstimulasi), sehingga malah berdampak negatif untuk Si Kecil.
Tanda-tanda Stimulasi Berlebihan pada Bayi
Perlu Ayah dan Bunda ketahui, overstimulasi pada bayi akan sangat membebani dan membuatnya kelelahan. Kondisi ini akan meningkatkan produksi hormon kortisol, yaitu hormon stres yang dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuhnya, termasuk fungsi otak.
Oleh sebab itu, Bunda dan Ayah perlu mengenali tanda-tanda overstimulasi pada bayi, agar tidak memberikan stimulasi yang berlebihan kepada Si Kecil. Beberapa tandanya adalah:
– Menjadi rewel dan mudah menangis
– Menangis lebih kencang dari biasanya
– Memalingkan wajahnya saat diajak bicara atau bercanda
– Menghentak-hentakkan kaki atau mengepalkan tangannya











