<strong>BENGKULUTERKINI.ID</strong> - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 7.991 warga Bengkulu terdata mengidap penyakit diabetes melitus hingga November 2025. Angka tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program pencegahan dan penanganan penyakit tidak menular di seluruh wilayah. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, mengungkapkan bahwa tingginya kasus diabetes banyak dipicu oleh pola hidup masyarakat yang kurang sehat. "Angka ini cukup tinggi dan di dorong dengan pola hidup masyarakat saat ini yang kurang baik," kata Edriwan.<!--nextpage--> Ia menyebut, minimnya aktivitas fisik serta tingginya konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula berlebihan menjadi pemicu penyakit diabetes melitus.<!--more--> Menurutnya, beberapa jenis makanan tinggi gula yang sering di konsumsi masyarakat antara lain minuman kemasan manis, kue-kue manis, roti manis, cokelat, permen, hingga makanan ringan yang mengandung pemanis tambahan. Bahkan, makanan sehari-hari seperti gorengan yang di olah dengan tepung serta saus juga dapat meningkatkan kadar gula darah jika di konsumsi secara berlebihan. Menekan angka ini, Edriwan mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap asupan gula, mengingat penyakit diabetes sangat berkaitan dengan gaya hidup.<!--nextpage--> " Tren meningkatnya kasus diabetes pada usia muda, yang kini semakin banyak ditemukan," sambungnya Oleh karena itu, masyarakat di ajak mengurangi konsumsi makanan manis dan mulai beralih pada pola makan sehat, seperti memperbanyak sayur, buah, serta memilih sumber karbohidrat alami. Sementara itu Pemerintah Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Kesehatan, memastikan akan terus mengoptimalkan edukasi dan pelayanan kesehatan lewat puskesmas, serta memperkuat berbagai program pencegahan di seluruh kabupaten dan kota. "Perhatikan pola makan dan imbangi dengan aktivitas yang positif. Diabetes melitus ini penyakit tidak menular tapi ini harus diwaspadai dan bisa menyasar kesemua kalangan," pungkas Edriwan.<!--nextpage--> (Tri Yulianti)