BENGKULUTERKINI.ID – Menjelang bulan suci Ramadan atau dalam keseharian sebagai camilan sehat, kurma selalu menjadi primadona. Namun, konsumen perlu waspada; tidak semua rasa manis pada kurma berasal dari gula alami buahnya (fruktosa).
Beberapa oknum produsen menambahkan lapisan gula tambahan atau sirup agar kurma yang kualitasnya rendah tampak lebih segar, mengkilap, dan tentu saja, lebih manis.
Agar Anda tidak terjebak membeli kurma “aspal” (asli tapi palsu) yang justru memicu lonjakan gula darah, berikut adalah panduan lengkap untuk membedakannya.
1. Perhatikan Tekstur Kulit dan Tampilan Fisik
Kurma alami memiliki tampilan yang tidak mengkilap dan terlihat sedikit berdebu alami sedangkan kurma belapis gula biasanya memiliki tampilan yang sangat mengkilap, berminyak, dan sedikit lengket.
Selain itu, jika dilihat dari tekstur kurma alami memiliki serat buah yang khas terasa sedangkan kurma berlapis gula terasa licin ciluar dan lembek di dalam.
2. Rasa Manis yang Berbeda
Lidah tidak pernah berbohong. Ada perbedaan mendasar antara rasa manis alami buah dengan manis gula tambahan.
Rasa manisnya terasa “dalam”, lembut, dan biasanya disertai dengan aftertaste rasa madu, karamel, atau sedikit kacang (tergantung jenis kurmanya). Rasa manis ini tidak langsung menyerang tenggorokan.











