Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.IK menegaskan bahwa program SADESAHE merupakan inisiatif Polda Bengkulu sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap ketahanan pangan daerah.
“Program SADESAHE lahir dari semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya di tingkat desa,” tegas Kapolda.
Kapolda Bengkulu juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, kelompok tani, serta penyuluh pertanian. Hingga saat ini, program SADESAHE telah diikuti oleh 1.298 desa dengan luas lahan mencapai lebih dari 1.299 hektar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
“Kami berharap SADESAHE tidak berhenti sebagai ajang lomba semata, namun berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung stabilitas pangan dan kamtibmas di Provinsi Bengkulu,” lanjutnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam dan hadiah Lomba SADESAHE serta penghargaan dalam rangka dukungan ketahanan pangan Provinsi Bengkulu. Berdasarkan Keputusan Gubernur Bengkulu, Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, ditetapkan sebagai Juara I dan berhak menerima hadiah sebesar Rp 1 miliar.












