2. Minuman berkafein
Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, minuman ringan, dan minuman energi juga bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya diare saat berpuasa. Beberapa studi menunjukkan bahwa kafein dapat memiliki efek pencahar yang membuatmu segera ingin BAB setelah meminumnya. Oleh karena itu, untuk mencegah diare saat berpuasa, disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman berkafein. Sebaliknya, perbanyaklah minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi dan sehat.
3. Infeksi saluran pencernaan
Infeksi pada saluran pencernaan pun dapat menjadi penyebab diare saat berpuasa. Biasanya, bakteri atau kuman yang menyebabkan infeksi ini antara lain E. coli, Clostridium difficile, dan Giardia. Infeksi ini dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Untuk menghindari diare karena infeksi saat berpuasa, penting untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta memastikan bahwa semua makanan yang dikonsumsi, terutama daging, terjaga kebersihannya dan dimasak dengan baik.
4. Intoleransi laktosa
Laktosa adalah gula yang ada dalam susu dan produk susu lainnya seperti keju dan yogurt. Pada beberapa orang, tubuh mereka mungkin kesulitan mencerna laktosa, yang dikenal sebagai intoleransi laktosa. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti diare, sakit perut, dan kembung. Jika kamu termasuk orang yang intoleran laktosa, sebaiknya berhati-hati saat mengonsumsi produk yang mengandung susu.












