5. Efek samping obat
Penggunaan beberapa jenis obat juga dapat menimbulkan diare. Salah satunya adalah antibiotik. Cara kerja antibiotik dalam mengatasi infeksi kadang dapat membunuh bakteri baik di dalam tubuh. Padahal, keseimbangan bakteri baik di usus sangat penting untuk mencegah diare dan masalah pencernaan lainnya. Jadi, jika kamu sedang menjalani pengobatan tertentu dan masih ingin berpuasa, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan keamanan.
Cara Mengatasi Diare Saat Puasa
Jika kamu mengalami diare saat berpuasa, segera batalkan puasamu dengan meminum air putih dan makanlah pisang, nasi putih, atau roti. Kamu juga dapat mengonsumsi oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare.
Selanjutnya, hindarilah konsumsi minuman yang mengandung kafein, makanan pedas, makanan berlemak tinggi, serta makanan yang dapat menyebabkan gas di perut, seperti kacang-kacangan atau brokoli. Sebisa mungkin, juga hindari mengonsumsi obat-obatan tanpa izin dokter terlebih dahulu.
Apabila setelah melakukan langkah-langkah tersebut diare tidak kunjung reda atau kamu mengalami gejala dehidrasi, seperti kelemahan, rasa haus yang berlebihan, pusing, bibir yang kering, gelisah, atau urine yang sangat sedikit dan berwarna pekat, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.












