“Pengadaan barang dan jasa nilainya paling tinggi dan e-katalog juga berpotensi untuk melakukan korupsi,” sambungnya.
Menyikapi hasil SPI 2024 ini, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan akan melakukan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran di Bengkulu.
“Mudah-mudahan ini akan menjadi motivasi bagi Pemprov dan kabupaten/kota untuk menyelenggarakan pemerintahan yang jauh lebih baik,” harap Gubernur Bengkulu.
Ia juga menghimbau agar semua pihak dapat menerapkan transparansi dalam pengelolaan maupun penganggaran. Anggaran infrastruktur kata Helmi, harus di kelola dengan ketat agar hasil yang di dapat betul-betul berkualitas dan dapat di nikmati oleh masyarakat.












