20 gram maizena
20 gram susu bubuk
½ sendok teh vanili
Sedikit garam
Margarin atau campuran butter memberikan aroma istimewa, sementara putih telur membantu menjadikan kue lebih tipis dan renyah. Tepung protein rendah, maizena, dan susu bubuk menjadikan tekstur kue ringan dan tidak keras saat dikunyah.
Cara Membuat
Pembuatan kue lidah kucing dilakukan secara bertahap agar adonan sesuai dan menghasilkan kue yang tipis serta renyah. Berikut langkah-langkah yang harus diikuti:
- Kocok margarin dan gula halus hingga lembut dan berwarna pucat. Tahapan ini penting untuk mendapatkan adonan yang ringan.
- Tambahkan putih telur sedikit-sedikit sambil terus dikocok hingga tercampur rata.
- Campurkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk, lalu ayak agar adonan menjadi lebih halus dan bebas gumpalan.
- Masukkan campuran tepung ke dalam adonan margarin dan putih telur, kemudian aduk hingga rata dengan lembut. Jangan terlalu mengaduk agar kue tidak keras.
- Pindahkan adonan ke dalam plastik segitiga yang telah dilengkapi spuit khusus untuk kue lidah kucing.
- Semprotkan adonan secara memanjang dan tipis di atas loyang yang tidak dioles margarin. Pastikan bentuknya rapi agar hasil kue pun seragam.
- Panggang dalam oven dengan suhu 150–160°C selama kurang lebih 20 menit hingga pinggirannya berwarna kecokelatan.
- Setelah matang, keluarkan dari oven dan biarkan dingin sebelum disajikan.
Dengan bahan yang sederhana serta teknik yang tepat, kue lidah kucing bisa dibuat sendiri di rumah sebagai camilan lezat atau hidangan untuk tamu. Bentuknya yang tipis dan renyah, ditambah aroma mentega yang menggodanya, menjadikan kue ini selalu diminati dan menjadi salah satu kue kering klasik di Indonesia.












