Selain itu, serat pada lemea juga mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus sehingga meningkatkan fungsi pencernaan dan membantu program penurunan berat badan karena rendah kalori namun tinggi serat.
Namun, terlepas dari manfaatnya, konsumsi lemea yang berlebihan dapat memiliki beberapa efek negatif. Kandungan seratnya yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung atau diare jika dikonsumsi terlalu banyak.
Selain itu, proses fermentasi pada lemea dapat menghasilkan senyawa tertentu yang berpotensi berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, sehingga penting untuk berhati-hati. Beberapa orang juga mungkin mengalami reaksi alergi terhadap bahan-bahan yang digunakan, seperti ikan atau produk fermentasi dalam lemea.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi lemea dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari diet seimbang. Secara keseluruhan, lemea merupakan warisan kuliner yang kaya akan nilai gizi dan manfaat kesehatan yang dapat dinikmati sebagai bagian dari tradisi budaya masyarakat Rejang.
Dengan memahami kandungan dan manfaatnya, kita dapat menghargai lemea tidak hanya sebagai makanan lezat namun juga sebagai sumber nutrisi yang mendukung gaya hidup sehat.
Manfaat Kesehatan Lemea Untuk Kesehatan, Dari Jantung hingga Berat Badan
Konsumsi lemea secara teratur, jika diolah dengan benar, dapat memberikan dampak positif bagi tubuh. Serat yang tinggi membantu menjaga kestabilan gula darah sebuah kabar baik bagi mereka yang memperhatikan risiko diabetes.











