BENGKULUTERKINI.ID – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, gabungan empat desa di Kabupaten Kepahiang, yang dikenal sebagai Naskarta (Nanti Agung, Sinar Gunung, Karang Tengah, dan Tapak Gedung) menggelar tradisi Sarafal Anam. Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Nurul Iman, Desa Sinar Gunung, ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, alim ulama, dan puluhan jamaah.
Sejak pagi, masyarakat dari keempat desa tersebut berkumpul mengenakan busana muslim serba putih, yang melambangkan kesucian dalam memperingati hari kelahiran Nabi. Kekompakan warga semakin terlihat dari seragam grup Sarafal Anam di setiap desa yang serasi.
Teladani Akhlak Rasulullah dan Jaga Persatuan
Lantunan syair Sarafal Anam yang diiringi tabuhan rebana dan suara selawat menggema di seluruh ruangan masjid, menciptakan suasana penuh haru dan kebersamaan.
Pembina Naskarta, Erwin Agustinus, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Maulid Nabi ini kita jadikan sebagai sarana memperkuat ukhuwah, mengokohkan semangat kebersamaan, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Erwin menambahkan, melalui tradisi ini, ia berharap generasi muda di wilayah Naskarta semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman dan menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam sikap dan perilaku mereka.












