BENGKULUTERKINI.ID – Sebuah kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Bengkulu, menimpa seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri. Sepeda motor matik bernomor polisi BD 5981 TD milik Yongki Septa Pratama (20), raib saat diparkir di teras kosnya.
Menurut ayah korban, Ahmad Mujahidin, motor tersebut baru dibayar angsuran kreditnya selama dua bulan. Akibat kejadian ini, Yongki yang berasal dari Kabupaten Bengkulu Utara kini terpaksa harus berjalan kaki menuju kampus.
“Baru dua bulan bayar angsurannya motor itu, bang. Jadi sekarang anak saya harus jalan kaki kuliah,” ungkap Ahmad Mujahidin.
Kejadian berlangsung di kos korban yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kandang Limun. Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada Senin dini hari (8/9/2025) sekitar pukul 02.30 WIB. Korban baru tiba di kos pukul 23.00 WIB usai mengerjakan tugas dan langsung memarkirkan motornya di teras.
Saat bangun subuh sekitar pukul 05.00 WIB, Yongki terkejut karena motornya sudah tidak ada. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga beraksi seorang diri dengan merusak kunci stang. Untuk menghindari kecurigaan, motor didorong hingga ke jalan raya sebelum kemudian dibawa kabur.
Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp32 juta dan telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Muara Bangkahulu untuk ditindaklanjuti. (Anggi Pranata)












