3. Penjaga Keseimbangan Ekosistem Laut dan Pesisir
Mangrove berperan sebagai penyaring alami. Akar-akarnya membantu menyaring sedimen dan polutan dari daratan sebelum mengalir ke laut, menjaga kualitas air tetap baik bagi terumbu karang dan padang lamun. Tanpa mangrove, ekosistem laut bisa rusak karena pencemaran dan sedimentasi berlebih.
4. Penyerap Karbon yang Efektif
Tahukah kamu bahwa mangrove menyimpan karbon empat kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis lainnya? Ini menjadikan mangrove sebagai bagian penting dalam mengatasi perubahan iklim. Melalui proses fotosintesis dan penyimpanan karbon di tanah berlumpurnya, mangrove membantu menekan emisi gas rumah kaca secara alami.
5. Menopang Kehidupan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Selain manfaat ekologis, mangrove juga berdampak besar secara ekonomi. Masyarakat pesisir dapat memperoleh penghasilan berkelanjutan dari pengelolaan bijak hutan mangrove, seperti melalui hasil hutan berupa madu, kayu, dan pengembangan ekowisata mangrove yang kini semakin populer.
6. Mangrove yang Terus Tergerus
Meski begitu, kondisi mangrove Indonesia tak semuanya baik-baik saja. Banyak kawasan mangrove rusak akibat alih fungsi menjadi tambak, permukiman, atau industri. Padahal, Indonesia adalah negara dengan hutan mangrove terluas di dunia. Jika kita tidak menjaganya, kita bisa kehilangan penjaga ekosistem paling berharga ini.










