Secara tampilan, kue sawut biasanya disajikan dalam bentuk parutan kasar pisang yang telah dikukus hingga matang. Aromanya harum, apalagi saat masih hangat. Kue ini sering dijumpai pada acara keluarga, hajatan, maupun sebagai camilan tradisional di pagi atau sore hari.
Selain rasanya yang lezat, kue sawut juga mencerminkan kesederhanaan masyarakat Bengkulu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang bernilai. Proses pembuatannya pun tidak rumit dan bisa dilakukan di rumah.
Cara Pembuatan Kue Sawut Khas Bengkulu
Bahan-bahan:
- Pisang kepok mentah secukupnya
- Kelapa parut kasar
- Gula pasir atau gula merah serut (sesuai selera)
- Garam secukupnya
Langkah-langkah:
- Kupas pisang kepok mentah, lalu cuci bersih.
- Parut pisang dengan parutan kasar agar teksturnya tetap terasa.
- Campurkan parutan pisang dengan sedikit garam dan gula, aduk hingga merata.
- Siapkan kukusan, alasi dengan daun pisang agar aroma kue lebih harum.
- Masukkan adonan pisang ke dalam kukusan, lalu kukus hingga matang dan lembut.
- Setelah matang, angkat dan taburi dengan kelapa parut yang sudah dikukus terlebih dahulu.
- Kue sawut siap disajikan selagi hangat.
Kue sawut bukan hanya sekadar jajanan tradisional, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Bengkulu yang patut dijaga. Dengan rasa yang khas dan bahan yang mudah didapat, kue ini menjadi bukti bahwa makanan sederhana bisa menghadirkan kenangan dan kehangatan tersendiri.












