Kondisi ini dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan penambahan berat badan.
2. Meningkatkan risiko masalah pernapasan
Kelebihan kalori akibat junk food dapat menyebabkan penambahan berat badan. Hal ini dapat menyebabkan obesitas. Obesitas bisa meningkatkan risiko masalah pernapasan, termasuk asma dan sesak napas.
Anak-anak yang makan junk food setidaknya tiga kali dalam satu minggu lebih rentan mengalami penyakit asma.
3. Menyebabkan depresi
Makan junk food memang bisa mengatasi rasa lapar. Tetapi, dampak jangka panjangnya bisa berefek pada sistem saraf pusat.
Orang yang makan junk food, 51 persen lebih mungkin mengalami depresi daripada yang tidak makan junk food atau sangat sedikit makan junk food.












