BENGKULUTERKINI.ID – Kondisi rumah yang lembap sering dianggap sebagai masalah sepele oleh sebagian orang. Padahal, lingkungan yang terlalu lembap dapat menjadi tempat berkembangnya berbagai jenis jamur berbahaya.
Salah satu yang perlu diwaspadai adalah black mold, jamur berwarna hitam yang kerap muncul di tembok rumah. Black mold biasanya tumbuh di area yang memiliki tingkat kelembapan tinggi, seperti kamar mandi, dinding yang mengalami kebocoran air, sekitar pendingin ruangan, atau rumah yang memiliki ventilasi kurang baik. Jamur ini dapat menyebar dengan cepat jika tidak segera ditangani.
Secara ilmiah, black mold sering dikaitkan dengan jenis jamur bernama Stachybotrys chartarum. Jamur ini diketahui mampu melepaskan spora dan racun alami yang disebut mycotoxin ke udara.
Ketika spora tersebut terhirup oleh manusia dalam jangka waktu lama, dampaknya dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Bahaya Black Mold bagi Kesehatan
Dokter Ikhsanudin Qothi yang merupakan seorang dokter sekaligus influencer kesehatan membagikan melalui akun Instagram miliknya @ikhsanqthi mengungkap bahwa keberadaan black mold di dalam rumah dapat memicu sejumlah masalah kesehatan, terutama jika paparan terjadi secara terus-menerus.
1. Gangguan Pernapasan
Spora jamur yang terhirup dapat mengiritasi saluran pernapasan. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat memicu batuk berkepanjangan, sesak napas, hingga memperburuk penyakit paru-paru.
2. Alergi dan Iritasi
Paparan black mold juga dapat menimbulkan reaksi alergi seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, mata berair, serta iritasi pada kulit.
3. Keluhan Kesehatan Umum
Beberapa orang yang terpapar jamur ini juga dapat mengalami sakit kepala, mudah lelah, serta rasa tidak nyaman pada tenggorokan dan hidung.
4. Lebih Berisiko bagi Kelompok Rentan
Dampak kesehatan dari black mold bisa lebih serius pada kelompok tertentu, seperti:












