KOTA BENGKULU, BENGKULUTERKINI.ID – Kawasan wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu, mendadak geger. Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengusiran paksa terhadap rombongan pengunjung viral di media sosial TikTok. Pemicunya diduga karena pengunjung keberatan dengan tarif sewa pondok yang dipatok oknum pedagang sebesar Rp 1.000.000.
Dalam video berdurasi 2 menit 8 detik tersebut, terlihat suasana memanas antara pengunjung dan pedagang. Korban diketahui bernama Dewi, warga asal Desa Padang Bendar, Kabupaten Bengkulu Utara.
Dewi menceritakan, insiden bermula saat ia dan keluarga beristirahat di sebuah pondok kosong usai mengantar kerabat berangkat umrah. Awalnya, mereka berniat memesan makanan seperti mie rebus dan es teh, namun pedagang menyebut menu tersebut tidak ada.
Ketegangan memuncak saat pedagang yang mengenakan hijab merah muda itu menagih uang sewa dua unit pondok dengan total Rp 1 juta. Saat Dewi mempertanyakan harga yang selangit itu, si pedagang justru naik pitam.
“Kami tanya berapa sewa pondok, katanya Rp 1 juta. Kami tanya kenapa semahal itu, dia langsung marah, mengusir, dan membuang barang-barang kami keluar,” ungkap Dewi.
Walikota Bengkulu Bereaksi Keras
Merespons video viral tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi langsung mengambil langkah tegas. Ia sangat menyayangkan tindakan oknum yang dinilai merusak citra pariwisata daerah.












