“Sebagian sudah ditempati masyarakat, dan sebagian kurang lebih 17 hektare masih merupakan area kosong yang selama ini berada dalam HGU,” katanya.
Selain pembangunan sirkuit, Pemkot Bengkulu juga merencanakan pemanfaatan lahan tersebut untuk pembangunan sekolah rakyat, kawasan perkantoran kecamatan dan kelurahan, serta fasilitas pendidikan lainnya.
“Nanti rencananya selain sirkuit, bisa juga untuk sekolah rakyat, kemudian kita bangun area perkantoran kecamatan dan kelurahan. Kita juga akan bangun sekolah, karena di kawasan tersebut masih kekurangan SD dan SMP,” tambah Dedy.
Ia menegaskan bahwa seluruh rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan awal. Jika seluruh proses administrasi dan penyerahan lahan berjalan lancar, pembangunan ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
“Ini masih perencanaan. Insya Allah kalau berjalan lancar, 2027 sudah bisa action,” pungkasnya. (Firman Triadinata)










