“Pemerintah harus hadir memastikan para lansia mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak. Sinergi dengan Baznas ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kepedulian sosial,” kata Herwan.
Panti Sosial Tresna Werdha sendiri merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bidang kesejahteraan sosial yang memberikan pelayanan bagi lansia yang tidak memiliki keluarga atau berada dalam kondisi terlantar. Selain menyediakan tempat tinggal, panti ini juga memberikan pendampingan dan perawatan sehari-hari.
Saat ini, terdapat 65 lansia yang menghuni panti tersebut, terdiri dari 41 laki-laki dan 24 perempuan. Mereka mendapatkan fasilitas tempat tinggal, kebutuhan makan, layanan kesehatan dasar, serta pembinaan sosial.
Salah seorang penghuni, Antun, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan pemerintah dan Baznas. Ia mengaku telah tinggal di panti tersebut selama 14 tahun.
“Saya sudah lama tinggal di sini. Pengurusnya baik, dan kami saling menemani satu sama lain. Senang rasanya ada yang peduli,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap para lansia dapat menjalani masa tua dengan rasa aman, nyaman, serta tetap merasakan kehangatan perhatian dari berbagai pihak. (Anggi Pranata)












