Syarifudin juga mengungkapkan bahwa pada awal tahun lalu, Gubernur Bengkulu menargetkan pengiriman 1.000 tenaga kerja ke Jepang, baik dalam skema pekerja magang maupun pekerja penuh.
“Hingga akhir tahun kemarin, target tersebut hampir tercapai. Sekitar 800 orang telah diberangkatkan ke Jepang, baik sebagai pekerja magang maupun pekerja penuh,” ungkapnya.
Menurutnya, program magang dan penempatan kerja ke Jepang tidak hanya memberikan peluang kerja, tetapi juga menjadi sarana peningkatan keterampilan, kedisiplinan, etos kerja, serta wawasan internasional bagi tenaga kerja Bengkulu.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap program ini dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, semakin banyak tenaga kerja lokal yang memperoleh pengalaman kerja di luar negeri dan mampu membawa pengetahuan serta keterampilan tersebut untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah setelah kembali ke Tanah Air. (Anggi Pranata)












