Menyeimbangkan berat tubuh
Saat duduk, ibu hamil juga tidak diperkenankan untuk miring ke salah satu sisi. Seimbangkan berat badan tubuh agar merata ke kedua sisi. Saat duduk, seimbangkan berat pada titik pinggul dan panggul kanan dan kiri. Demikian pula saat berdiri, ada baiknya keseimbangan tetap di jaga di kedua kaki. Tujuannya adalah untuk meminimalisir cedera karena jatuh.
Melakukan peregangan
Duduk terlalu lama tidak disarankan untuk ibu hamil. Hal itu bisa menghambat aliran darah dan juga meningkatkan pegal-pegal pada tubuh dan juga Nyeri Pinggang Saat Hamil. Untuk itu, posisi duduk ibu hamil perlu diimbangi dengan melakukan peregangan. Apalagi jika ibu hamil adalah seorang pekerja kantoran yang duduk di depan komputer setiap harinya.
Duduk dengan kaki terbuka
Saat hamil, usahakan ibu hamil beradaptasi dengan kondisi tubuhnya yang baru. Salah satunya adalah bagian kaki saat duduk, sebaiknya menyesuaikan dengan besarnya perut ibu. Biasanya posisi kaki ibu hamil saat duduk akan lebih nyaman jika dibuka (kedua lutut berpisah dan tidak menempel). Posisi ini akan lebih membuat otot kaki ibu hamil lebi rileks tanpa perlu menahan berat tubuh secara berlebihan.
Kaki menapak di lantai
Saat ingin duduk, usahakan ibu hamil duduk di kursi atau sofa yang pas ketinggiannya. Hindari duduk di sofa atau kursi yang terlalu tinggi, hingga telapak kaki tidak bisa menjangkau pijakan atau lantai. Sebaiknya kaki tetap berpijak pada lantai untuk menghindari rasa pegal di kaki dan pembengkakan pada kaki ibu hamil.











