“Pemeliharaan kami lakukan setiap hari. Kami memprioritaskan pembersihan jaringan dari pepohonan agar aliran listrik tidak terganggu, terutama saat terjadi angin kencang,” tambahnya.
Tantangan Cuaca Ekstrem Wahyudi mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah faktor cuaca. Dalam sebulan terakhir, Bengkulu Selatan kerap dilanda cuaca ekstrem yang memicu pohon tumbang dan tanah longsor hingga mengenai kabel listrik.
Terkait hal itu, ia mengimbau masyarakat untuk kooperatif memberikan izin jika petugas harus menebang atau memangkas pohon milik warga yang dianggap membahayakan jaringan.
“Kami mohon dukungan masyarakat agar memberi akses kepada petugas saat melakukan pembersihan. Jika melihat potensi bahaya seperti kabel yang hampir menyentuh dahan, segera lapor agar bisa kami tangani sebelum menjadi gangguan besar,” pungkas Wahyudi.(Renald)











