BENGKULUTERKINI.ID – Seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu kembali memulai aktivitas belajar mengajar pada Senin (23/2) setelah menikmati libur panjang awal Ramadan.
Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan sejumlah penyesuaian khusus guna mendukung kelancaran ibadah puasa para siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan bahwa selama bulan suci Ramadan, durasi jam pelajaran di seluruh SD dan SMP mengalami pengurangan.
“Selama Ramadan, waktu pembelajaran memang kita kurangi agar siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik sekaligus fokus menjalankan ibadah,” ujar Ilham.
Adapun rincian perubahan durasi belajar tersebut yakni untuk jenjang SD dari 35 menit menjadi 25 menit per mata pelajaran. Sementara untuk jenjang SMP, durasi yang semula 45 menit dipangkas menjadi 35 menit per mata pelajaran.
Menurut Ilham, kebijakan ini merupakan strategi untuk menjaga konsentrasi dan stamina siswa selama berpuasa. Dengan waktu belajar yang lebih singkat, diharapkan para siswa tetap bersemangat mengikuti pelajaran tanpa merasa kelelahan.
“Kita ingin anak-anak tetap semangat belajar, tetapi tidak kelelahan. Dengan durasi yang lebih singkat, di harapkan mereka bisa menjaga konsentrasi sekaligus menjalankan ibadah dengan optimal,” jelasnya.












