Hearing tersebut juga dihadiri Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Situmorang, serta perwakilan DLH. Pihak DLH mengakui kerusakan jalan di kawasan TPA diperparah oleh intensitas kendaraan berat milik dinas yang melintas setiap hari.
Sementara itu, Kasatpol PP memastikan jalannya pertemuan berlangsung kondusif. Ia menegaskan pengamanan dilakukan secara persuasif dengan mengutamakan komunikasi agar aspirasi para sopir dapat tersampaikan dengan baik.
Saat ini, DPRD dan Pemkot Bengkulu tengah mengkaji sejumlah opsi, mulai dari perbaikan jalan sementara hingga pengaturan teknis lalu lintas armada di area TPA, guna mencegah terulangnya hambatan operasional pengangkutan sampah. (Firman Triadinata)












