dr. Zaidul Akbar mencontohkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Setelah menunaikan shalat Isya, Rasulullah langsung beranjak tidur, sehingga tubuh beristirahat sepanjang malam.
Hal tersebut disampaikan dr Zaidul Akbar dalam salah satu postingan di akun Instagram @dr.zaidul.akbar_.
“Kalau sarapan dalam bahasa Inggris disebut breakfast, artinya membatalkan puasa. Puasa yang dibatalkan itu kapan? Sejak malam setelah Isya kita tidur, itu sebenarnya kita sedang berpuasa,” papar dr. Zaidul Akbar.
dr. Zaidul Akbar menambahkan, malam hari memang diciptakan Allah SWT sebagai waktu istirahat.
Oleh sebab itu, menghindari makan malam berlebihan bahkan tidak makan sama sekali dapat membantu tubuh melakukan regenerasi sel dan memperbaiki jaringan organ secara optimal.












