Tips pertama, gunakan kartu kredit sementara untuk melakukan pembelian online, sebagai pengganti kartu kredit utama. Tanyakan kepada pihak bank apakah memungkinkan untuk mendapatkan nomor kartu kredit sementara.
Jika kartu kredit sementara tidak memungkinkan, gunakan kartu kredit dengan limit kredit rendah, untuk belanja online. Hal ini karena tidak semua layanan belanja online aman diakses sehingga lebih baik gunakan nomor kartu kredit sementara.
2. Menggunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
Dilansir dari Forbes kata sandi bisa menjadi salah satu pintu masuk peretas untuk memulai kejahatan siber. Selama ini pengguna masih kurang memperhatikan pembuatan kata sandi ideal dan aman untuk e-banking.
Pengguna kerap menggunakan kata sandi lebih pendek, tanggal lahir, kombinasi angka yang sederhana, dan tidak memperbarui kata sandi secara teratur. Hal inilah yang menjadikan password mudah ditebak.
3. Gunakan Alamat Email Khusus
Para pelaku kejahatan siber telah mengembangkan teknik dan malware yang sangat canggih, untuk menipu korbannya. Salah satunya melalui email spam yang berkedok promosi penjualan sebuah produk.
Solusinya Anda harus waspada terhadap promosi-promosi yang dikirim lewat email. Jika mencurigakan, maka jangan membukanya. Cara lainnya Anda bisa membuat alamat email yang hanya akan Anda gunakan untuk melakukan transaksi belanja online. Ini akan sangat membatasi jumlah pesan spam yang Anda terima.












