Meski demikian, Herwan mengingatkan bahwa tantangan ke depan tetap perlu diantisipasi, khususnya inflasi pangan akibat meningkatnya permintaan dan keterbatasan sentra produksi, terutama pada komoditas cabai dan daging ayam ras.
“Ke depan, TPID harus terus memperkuat sinergi dengan program nasional seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), mendorong inovasi daerah, serta menyusun laporan dan program unggulan yang lebih terarah. Dengan begitu, stabilitas harga dan pemulihan ekonomi Bengkulu dapat terus terjaga,” tegasnya. (Anggi Pranata)












