Meski demikian, ia memastikan pemerintah kota tidak tinggal diam terhadap persoalan yang berdampak langsung pada kenyamanan pedagang dan pengunjung. Dalam waktu dekat, Pemkot Bengkulu akan menindaklanjuti persoalan drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal.
“Karena aset ini dititipkan ke pemerintah kota, insya Allah persoalan drainase yang tidak miring dan menghambat aliran air akan segera dibenahi,” ujarnya.
Kunjungan ini mendapat respons positif dari para pedagang yang berharap adanya perbaikan nyata demi meningkatkan kenyamanan dan daya tarik pasar.
Pemerintah kota menilai pasar tradisional memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal, sehingga perbaikan fasilitas menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan aktivitas perdagangan.
Melalui dialog langsung seperti ini, Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor pasar tradisional. (Adv)











