Upaya percepatan ini di lakukan agar proses pelunasan biaya haji dapat berjalan sesuai jadwal.
Selain itu, tenaga kesehatan juga di minta aktif memberikan edukasi kepada calon jemaah mengenai kondisi kesehatan mereka, termasuk risiko yang mungkin muncul selama perjalanan haji.
“Melalui kunjungan ini, Kementerian Haji dan Umrah berharap seluruh proses pemeriksaan kesehatan di Indonesia, khususnya di Bengkulu, dapat berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar, sehingga jemaah dapat berangkat dengan aman dan sehat,” pungkasnya.
(Tri Yulianti)












